Senin, 14 Oktober 2013

Full Moon Cafe : Sajian Etnis di Bawah Terang Bulan

Kumpul bareng temen-temen biasanya ngapain aja sih?? Pasti udah nggak jauh dari ngobrolin kenangan lama dan makan-makan sambil dengerin live music di satu cafe.
Tapi kalau ingin suasana yang berbeda, anda bisa datang ke acara Full Moon Cafe yang akan dirancang kembali untuk diadakan tiap tahunnya.
Apa itu full moon cafe?? Full Moon Cafe sesuai namanya adalah Cafe di bawah bulan purnama (Full Moon), acara ini digagas oleh kang alm. kang Wawan Juanda seorang seniman dan aktivis kreatif di kota Bandung, dan sudah diselenggarakan empat kali.
Setelah beliau meninggal dunia pada tahun 2010 kini acara ini coba digulirkan kembali oleh sahabat-sahabatnya sekaligus sebuah momentum Trbute untuk beliau.
Acara ini menawarkan athmosfere yang berbeda, bagi yang sudah bosan nongkrong di sebuah cafe beratapkan material dan musik-musik yang diputar melalui playlist sebuah komputer. Anda dapat menikmati live music bernuansa ethnic sambil menikmati keindahan Bulan Purnama. Mengambil momentum bulan Purnama sempurna yang hanya terjadi secara berkala, acara ini ditujukan agar masyarakat dapat menikmati keindahan Bulan Purnama maka dari itu acara ini diadakan di rooftop Sasana Budaya Ganesha, hal ini juga dapat diartikan berupa sindiran atas kondisi saat ini dimana banyak gedung bertingkat yang menjadi penyebab masyarakat sulit untuk ikut menikmati keindahan Bulan Purnama secara langsung.
Selain ada live music dan stand makanan dan minuman, di salah satu sudut juga terdapat pameran foto. Untuk para pecinta seni, budaya dan keindahan, saya rasa acara seperti ini merupakan salah satu acara yang ditunggu-tunggu tiap tahunnya.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC; more resources at BlogXpertise