Kamis, 15 Oktober 2015

Peluang Karir Baru di dunia Digital

Digital marketing, mungkin banyak yang belum bisa membayangkan apa sih sebenarnya kerjaan seorang digital marketing? Mungkin yang bakal terbesit di benak yaitu orang yang menjual barang via internet ada juga yang mendefinisikan lebih simple bahwa digital marketing itu admin social medianya perusahaan atau brand ternama yang bertugas update postingan dan menyapa para followers,yang sebenarnya ga salah-salah amat sih, memang pekerjaannya berhubungan dengan bagaimana menjual barang via social media dan internet tapi ga harus jadi admin social media atau terjun langsung sebagai orang yang seharian duduk depan komputer/gadget untuk update postingan, karena sebenarnya perusahaan sudah banyak yang menugaskan hal tersebut ke vendor, sudah tidak lagi dikerjakan oleh pegawai inhouse.

Buat yang sudah mulai bekerja sebelum tahun 2010 mungkin posisi jabatan ini terdengar sedikit asing di telinga, dan begitu perusahaan mengumumkan peresmian sebuah divisi baru yaitu divisi Digital Marketing, para pegawai lama pun mulai bertanya apa sih kerjaannya digital marketing sampai perlu dibikin divisi segala, kalau buat update socmed doang mah biar sama saya aja.
Nah..sekarang andil dari dunia digital dalam meningkatkan volume penjualan suatu produk kan bukan hanya sekedar update social media saja, makin lama fungsinya makin luas dan terus berkembang trendnya sehingga membutuhkan sebuah penanganan yang khusus.
Mungkin sebelum tahun 2010, perusahaan menyentuh area pemasaran digital hanya melalui website yang kemudian ketika era facebook mulai mewabah dan menghadirkan fasilitas page yang dapat lebih mudah menjangkau banyak kalangan.
Namun, era social media di dunia digital tidak berhenti pada facebook saja, fungsi digital marketing mulai meluas ketika tahun 2008-2009 pengguna twitter di Indonesia Berkembang dengan Pesat, namun baru sekedar pengguna individu yang menjadikan twitter sebagai ajang update status ala facebook namun dengan karakter yang dibatasi tapi dengan intensitas update yang lebih tinggi. Mungkin saat jaman facebook orang update bisa sehari 3 x kaya minum obat, kalau twitter lebih lagi sehari bisa puluhan bahkan ada yang ratusan update, hampir kaya bernafas.
Sistem yang memungkinkan seorang public figure/selebritis berinteraksi langsung dengan para fansnya mulai memunculkan syndrom celebrity wannabe di masyarakat (kalau dulu harus pake jasa sms premium yang ada di iklan TV, inget ga tuh? hehe), lebih mudahnya interaksi yang terjadi sesama user dan sangat gampangnya sebuah topik diangkat melalui sebuah hashtag yang nantinya diperingkatkan oleh pihak twitter sebagai topik yang sedang trend membuat twitter semakin viral meninggalkan facebook yang tampil monoton apalagi friendster.
Mudahnya sebuah isu dan topik menyebar di twitter dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan-perusahaan yang ingin bersentuhan langsung dengan para customer mereka, dulu saya pernah iseng tweet tentang sedang mencari hp sebuah merek tertentu, tak berapa lama perusahaan hp tersebut langsung menjawab, padahal saya tidak mention ke akun mereka, hanya menyebutkan merek tersebut dan customer service mereka rupanya stand by di kolom search untuk menangani keluhan atau pertanyaan dari masyarakat secara cepat. 

Tahun 2010-2011 mulai bermunculan akun-akun publik yang dapat menjaring ribuan sampai jutaan followers, asalkan kontentnya menarik orang akan follow dan mengajak teman-teman lainnya untuk follow juga, apalagi dengan adanya fitur retweet yang dapat memperlihatkan sebuah tweet yang menarik dari sebuah akun lalu kita perlihatkan kembali ke followers kita, sadar ga sadar kita sudah mempromosikan orang/akun yang mentweet tersebut secara gratis. Alasan sebuah akun menarik untuk di follow bisa bermacam-macam, dari mulai konten yang informatif, lucu ataupun memberikan kutipan/nasihat tentang kehidupan.

Setelah era twitter masuk mulai bermunculan lagi aplikasi social media baru yang menawarkan fitur unik lainnya seperti path dan instagram pun hadir, namun tidak langsung dapat diterima masyarakat Indonesia karena keterbatasan aplikasi ini yang hanya bisa didownload di iphone pada awalnya, sedangkan pada tahun tersebut blackberry masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia, sedangkan smartphone bertipe android baru muncul dan belum kompatible dengan banyak aplikasi, terutama aplikasi yang muncul terbatas di blackberry dan Iphone.

Setelah munculnya Instagram, path, pinterest dan beragam social media lainnya peran digital marketing sudah semakin luas, apalagi sekarang orang lebih tertarik dengan hal yang sifatnya visual, bahkan twitter saat ini sudah mulai ditinggalkan para netizen, mereka update biasanya sudah tidak langsung via twitter tapi update melalui path dan instagram, saya sendiri bila membuka timeline twitter saat ini sudah jarang menemukan teman-teman yang saya kenal tweet langsung di twitter, rata-rata isinya akun publik, selebtweet dan brand dari produk yang saya pakai.

Kecenderungan perubahan perilaku masyarakat di era digital menuntut perusahaan untuk bergerak lebih fokus pada perkembangan dunia digital, oleh karena itu hadirlah sebuah peran baru dalam dunia kerja yang disebut dengan digital marketing, namun memang untuk saat ini peran digital marketing dimilki oleh perusahaan-perusahaan yang berpusat di Jakarta, dan memang kebanyakan perusahaan memiliki pusat di Jakarta, maka dari itu posisi ini sangatlah berkembang di kota Jakarta, bagaimana dengan kota lainnya? Ada..tapi tidak banyak, seperti di Bandung ada Eiger yang sudah menawarkan posisi sebagai digital spesialist, karena memang untuk brand ini berpusatnya di Bandung, bagimana dengan perusahaan lain? Banyak yang menawarkan tapi perlu digali lebih jauh mengenai posisi yang ditawarkan, karena sayangnya ketika di Bandung posisi Digital marketing itu masih disamakan dengan posisi sebagai admin social media. Padahal digital marketing tak hanya persoalan postingan rutin di instagram atau twitter, jauh dari situ ada strategi yang perlu diciptakan agar orang lebih banyak tau tentang akun social media perusahaan, agar orang saat membuka internet dan mengetik suatu kata kunci tertentu dapat diarahkan ke akun dan situs perusahaan, agar orang saat membuka akun social media dan situs perusahaan akan mengambil keputusan untuk membeli produk kita.

Yak, peluang untuk berkarir di bidang ini masih sangat terbuka luas mengingat dunia digital yang berkembang tanpa batas dan masih banyak perusahaan yang membutuhkan internet dan social media entusiasm, artinya kita harus up to date dan paham trend digital dan bisnis di Indonesia.
Salary? Cobalah dulu atau tanya temanmu yang menjadi bagian dari digital marketing di sebuah perusahaan di Jakarta? Saya jamin sangat menggiurkan

"Social media it's a fun stuff right? How about working on something you like and you'll be paid for it?"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC; more resources at BlogXpertise