Jumat, 30 Desember 2016

Garuda Wisnu Kencana, Dari Priangan Ke Dewata, Untuk Nusantara

Kepala Dewa Wisnu yang sedang masa pembuatan di Bandung
Dari balik rimbunnya pepohonan, tampak sepasang mata, hidung dan mulut dalam sebuah kepala berukuran raksasa. Sosok yang terlihat buat saya tampak tak asing lagi, ia adalah Dewa Wisnu yang biasa saya lihat di dunia maya. Yak, saya melihatnya  di dunia maya, karena belum sekalipun saya menginjakkan kaki di Pulau Dewata.

Patung Dewa Wisnu ini memang biasanya dapat dilihat langsung saat berkunjung ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana di Bali. Lalu mengapa bisa patung ini nyasar sampai ribuan kilometer jauhnya?

Rupanya, patung Dewa Wisnu yang ini terbuat dari Tembaga yang nantinya akan menjadi cikal bakal Garuda Wisnu Kencana, dan nantinya akan diproyeksikan sebagai Patung Tertinggi di dunia. Saat patung ini rampung dikerjakakan, maka tingginya akan mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat dan Patung Christo Redentor di Brazil. Sementara patung yang saat ini berada di Bali masih terbuat dari Batu dan dijadikan daya tarik wisata sementara.

Seniman Nyoman Nuarta yang ditayangkan dalam video cerita di Nu Art Sculpture Park

Patung yang dibuat oleh seniman Nyoman Nuarta ini memang secara keseluruhan sedang dikerjakan di Bandung. Selain karena sang seniman memang mengemban pendidikan dan berdomisili di Bandung, material dan tenaga kerja untuk mengerjakan bangunan ini lebih mudah didapatkan di Bandung dan sekitarnya. “Bahkan Pak Nyoman Nuarta sampai merekrut 100 orang dari Majalengka untuk menyelesaikan patung ini”, ujar Agus, Manajer Pengelola NuArt Sculpture Park yang sempat saya temui saat berkunjung ke gallery seniman asal Bali tersebut.

Miniatur Garuda Wisnu Kencana di Nu Art Sculpture Park

Setiap 2 minggu sekali, bagian per bagian dari patung tersebut diangkut ke Bali menggunakan 4 buah truk dari total 750 bagian yang kemudian harus dirakit. Proses pembuatan patung Garuda Wisnu Kencana ini dapat diintip dari balik pepohonan yang berada di NuArt Sculpture Park Bandung yang dibuka untuk umum sejak bulan Maret 2016. Patung yang sedang dalam masa pembuatan ini tidak dapat dikunjungi secara langsung oleh wisatawan, hanya dapat dilihat dari jauh saja, karena tentunya akan mengganggu proses pengerjaan. Namun, walaupun tidak dapat melihat dari dekat patung Garuda Wisnu Kencana, kita masih dapat melihat puluhan karya lainnya dari sang maestro yang tak kalah luar biasanya.

Patung Ikan Paus yang seolah-olah menembus tanah Nu Art Sculpture Park

Secara garis besar, karya patung yang dibuat oleh Nyoman Nuarta itu memiliki ciri material yang terbuat dari logam dan memiliki bentuk yang dinamis. Terkadang karyanya ini dibuat menyatu dengan benda-benda di sekitarnya. Seperti patung yang terdapat di salah satu sudut tamannya, sebuah patung ikan paus yang terlihat bagai berenang menembus tanah dengan ekor yang terpisah, sementara di salah satu dinding gedung terdapat patung yang memperlihatkan seseorang yang terjerat jala.  Dan tentunya terdapat beberapa patung miniatur Garuda Wisnu Kencana yang cukup bisa menggambarkan bagaimana patung ini akan berbentuk ketika seluruh tahap pembuatan selesai dengan lancar.
Salah Satu Karya Nyoman Nuarta yang unik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC; more resources at BlogXpertise